Sajak: Imam

IMAM

Ijinkan aku menjadi imam

Dalam bangunan rumah mukenamu

Ditumbuhi anak-anak kecil

Petak umpat di halaman sajadah

Canda ria hening sujud kita

Lalu usai salam kau mencium tangan

Selalu ada untuk sapa mereka

Seperti cara kau lantunkan ayat suci

Di pertengahan malam

“Lihatlah cara ayah ibumu berdoa kepada Tuhan.”

Banjarbaru (11 Januari 2005)

Tags: , ,

One Response to “Sajak: Imam”

  1. Puisinya bagus Ulun juga suka lohh,nulis puisi.Alhamdulillah Ulun sudah tergabung di komunitas FLP cabang Banjarbaru Dan Kayuh Baimbai tentunya! ^_^

Leave a Reply